Program #TeladanAktif

Program #TeladanAktif adalah program yang diperuntukkan untuk teladan masyarakat yang berprestasi. Program ini sebagai bentuk penghargaan kepada mereka agar prestasi nya sebagai bentuk teladan bagi masyarakat sekitar serta sebagai pemicu bagi masyarakat untuk berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat). Dan dengan ada nya program ini agar menjadikan prestasinya terus dipertahankan supaya bisa menjadi manfaat bagi masyarakat.

Program ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang berprestasi sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat-masyarakat agar menjadi contoh di masyarakat.

Seperti Ust. D. Zaenal Muttaqin ini. Ustad yang akrab di panggil Kang Uzay ini memiliki 2 anak. Profesinya sebagai mubalig membuat dirinya dikenal di lingkungan sekitar sebagai mubalig muda yg cendikia dan ramah hati. Akibat prestasi nya yang sukses di mata masyarakat, seseorang baik hati menghibahkan tanah dan bangunan untuk pengajian dan tempat tinggal sang ustadz.

Saat ini beliau sudah memiliki madrasah dan kajian salawat sendiri, al hasil sampai saat ini jumlah santri nya kurang lebih terdiri dari 150 anak, terdiri dari usia 6 sampai 18 tahun. Suka duka nya di akhiri dengan suka cita, menurut beliau duka nya saat dirinya masih mengontrak dan hilir mudik anakĀ² untuk mengaji ke rumah nya. Suka nya, apa yg di yakini nya sebagai sebuah amal mulia tak membuat nya mengurungkan niat untuk berhenti menjadi guru ngaji pada saat itu sampai saat ini.

Berbeda dengan Ust. Latip. Ustad yang sudah memiliki 5 anak ini, memiliki usaha warung kecil-kecilan di kontrakan nya. Keaktifannya di masyarakat dengan membangun pemuda dan pemudi yang gemar ke mesjid, membuat masyarakat disana menjadi percaya kepada Ust. Latip, sehingga dengan prestasinya saat ini Ust. Latip berhasil membangun mesjid yang di percayakan kepada beliau dari dana hibah salah satu warga, dengan harapan agar mesjid tersebut mampu menampung anak-anak yang belajar ngaji kepada beliau.

Sampai saat ini mesjid tersebut menjadi aktif di pakai berbagai kegiatan. Yang membuat beliau sampai saat ini aktif menjadi Ustad dan membangun masyarakat disana hanya dengan bekal motto hidup nya yang ia bawa dari garut ke bandung, begini tuturnya "Senyumin aja menjalani segalanya, karena dunia sementara, akhirat hakiki" Ia merasa terharu sekaligus bangga, karena sampai detik ini masih banyak orang yang peduli terhadap #guru ngaji, meski tidak terikat hubungan darah.

Katanya, "Terima kasih, semoga Alloh memberikan kebarokahan dunia dan akhirat." Minta doanya dari semuanya, saat ini Ust. Latip memiliki cita-cita membangun pesantren. Semoga Alloh mudahkan dan lancarkan apa yang menjadi cita-citanya. Aamiin Yra.

Untuk Anda yang ingin ikut beramal jariyah silahkan klik disini atau tombol menu "DONASI SEKARANG"